![]() |
| Pesilat dari MTS Negeri 3 Siak |
PEKANBARU (NU) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri MTs Negeri 3 Siak dalam ajang Pencak Silat History Championship yang diselenggarakan oleh Polda Riau bersama IPSI Provinsi Riau. Kejuaraan tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 28–30 Agustus 2026, bertempat di Gedung Olahraga Rumbai, Pekanbaru.
Tiga santri terbaik MTs Negeri 3 Siak tampil penuh semangat dan berhasil membawa pulang tiga medali, terdiri atas dua medali perak dan satu medali perunggu. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa para santri madrasah mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga dan seni bela diri tradisional Indonesia.
Adapun prestasi yang berhasil diraih yaitu:
1. Muhammad Abdul Rohman — Medali Perunggu, Pra Remaja Kelas E.
2. Radiansyah Ansari — Medali Perak, Pra Remaja Kelas F Kelas I.
3. Ariansyah Setiawan — Medali Perak, Pra Remaja.
Ketiga santri tersebut menunjukkan perjuangan dan keberanian luar biasa dalam menghadapi para pesilat dari berbagai daerah. Setiap pertandingan menjadi ajang untuk menguji kemampuan, mental, teknik, kedisiplinan, serta sportivitas yang telah dibangun melalui latihan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan kerja keras tim pelatih, yaitu Ustaz Feri Anggriawan, Ustazah Khairum Badriah, dan Wahyu, yang secara konsisten mendampingi dan membina para santri dalam mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
Kepala MTs Negeri 3 Siak menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan ketiga santri tersebut. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi secara sehat.
«“Medali bukan hanya tentang warna dan posisi, tetapi tentang proses panjang, latihan yang disiplin, keberanian menghadapi lawan, serta keteguhan hati untuk memberikan yang terbaik. Selamat kepada anak-anak kami yang telah mengharumkan nama madrasah. Terus berlatih, tetap rendah hati, dan jadikan setiap pertandingan sebagai proses untuk menjadi lebih baik,” ungkap Kepala Madrasah.
Prestasi tiga santri tersebut sekaligus menambah deretan capaian positif MTs Negeri 3 Siak di bidang olahraga. Keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi madrasah untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada para santri dalam mengembangkan bakat, minat, karakter, dan potensi prestasi yang mereka miliki.
Dua perak, satu perunggu. Tiga santri, satu semangat: berjuang, berprestasi, dan mengharumkan nama MTs Negeri 3 Siak.
Selamat kepada Muhammad Abdul Rohman, Radiansyah Ansari, dan Ariansyah Setiawan. Teruslah berlatih dan ukir prestasi di masa mendatang.
(Arip)

