![]() |
| Ilustrasi |
INHIL (NU)- Ratusan perangkat dan kepala desa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terancam belum menerima gaji menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Hal ini menyusul belum cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap).
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyampaikan, hingga sore hari ini baru sebagian kecil desa yang mengajukan berkas pencairan ADD.
Pengajuan ADD Siltap yang dimaksud diperuntukan untuk pembayaran gaji perangkat dan kepala desa bulan Januari dan Febuari.
BKAD Inhil menyebutkan, dari total 197 desa yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, baru sekitar 40 desa yang berkas pengajuan ADD Siltapnya masuk ke BKAD.
"Sampai pukul 15.30 WIB sore hari ini baru 40 desa yang mengajukan ADD Siltap yang masuk. Selanjutnya tahapan verifikasi berkas," terang Kepala BKAD melalui Muhammad Akasah selaku PPTK, Senin (16/3/2026).
BKAD Inhil menegaskan, apabila berkas pengajuan yang masuk telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap, maka proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) akan segera dilakukan agar dana dapat dicairkan ke rekening desa. (Masgin)
Sumber : haluanriau.co

