Himbau Seluruh Perangkat, Ketua RT dan RW Kampung Dayang Suri, Untuk Bersatu Mendukung Keputusan Penghulu


Ilustrasi


SIAK (NU)- Kampung Dayang Suri, Kecamatan Bungaraya,Siak lagi Genting (memanas) terkait dampak Pemecatan Kepala Dusun Jaya Mukti yang diduga cacat hukum, selain itu, membuat resah para peternak sapi terkait larangan beternak sapi di pekarangan rumah seperti yang dialami Kadus Jaya Mukti. 
Yang lebih mengherankan, disaat Kepala Dusun Jaya Mukti mengajukan keberatan atau sanggahan, Penghulu Dayang Suri begitu mudah menolak sanggahan Kadus itu dengan dalih sesuai dengan kesepakatan RT dan RW yang menurutnya sanggahan itu tidak sesuai fakta. Untuk mencari dukungan atas keputusannya menolak sanggahan Kadus Jaya Mukti, Penghulu Kampung Dayang Suri menghimbau dan meminta kepada , Ketua RT dan RW serta Perangkat Kampung Dayang Suri untuk bersama-sama satu suara mendukung kebijakannya menolak sanggahan Kepala Dusun Jaya Mukti. 

"Penghulu Kampung Dayang Suri memberi himbauan atau meminta ke perangkat kampung dan RT/ RW terkait pemecatan salah satu Kadus nya yang di nilai cacat hukum, sementara Penghulu mengaku sudah berkoordinasi dari pihak Kecamatan dan Kabupaten DPMK dan Kabag Hukum Kabupaten Siak, beliau merasa sudah aman dan di posisi yang benar sehingga mengajak seluruh perangkatnya untuk mendukungnya, " ungkap Sumber yang bisa dipertanggung jawabkan yang enggan disebut kan namanya demi keselamatan nya. 

Ternyata bukan itu saja, Penghulu Kampung Dayang Suri Abdurrahim juga menghimbau kepada Penghulu se-Kecamatan Bungaraya untuk mengingatkan kepada Kepala Dusun nya untuk tidak ikut serta terlalu dalam mencampuri urusan atau permasalahan di Kampungnya. Begini himbauannya:

Assalamualaikum wr wb
Mohon maaf sebelumnya, saya minta Izin pak/buk penghulu2 senior. Mau menyampaikan himbauan. 
Mohon di himbau kadus2 masing2 agar tidak terlalu dalam ikutan di permasalahan kadus kami.
Terkait permasalahan kadus kami sudah selesai tadi pagi.
Dalam hal ini Saya meneruskan SK pemberhentian yg sah secara aturan hukum yg di buat penghulu lama.
7 januari kadus mengajukan keberatan. 
8 januari kami melakukan pengkajian dari kronologi yg terjadi sampai terbitnya SK pemberhentian.
Hasilnya.. poin keberatan banyak yg tidak sesuai dengan fakta kejadian yg kami peroleh dari laporan warga rt rw penghulu lama baik secara lisan maupun tulisan. Semua tertuang di berita acara pengkajian beserta lampiran bukti2.
Tadi pagi 11 januari jam 8 wib, surat penolakan dari surat keberatan yg di ajukan sudah saya sampaikan ke yg bersangkutan. Sepertinya masi gak terima. Dan mengadu ke kadus2 dan lembaga yg ikut bantu dia. 

Banyak informasi yg di sampaikan ke Kadus2 diluar dayang suri, LLMB bahkan ke wartawan gak sesuai faktanya.

Jadi mohon di himbau kepada kadus2, kenali dulu orangnya bagaimana, jangan sampai membela orang yg salah, dan yg belum tau jelas kebenaranya.

Monggo main ke kantor dayang suri.
Kami siap dan wellcome. Siapapun yang mau informasi selengkapnya.


Himbauan tersebut tersebar di beberapa group yang tentunya menjadi pertanyaan besar bagi publik? 

Awak media mencoba menghubungi Penghulu Kampung Dayang Suri Abdurrahim melalui WhatsApp nya, dan menanyakan apakah benar himbau itu dirinya yang membuat? Penghulu Dayang Suri menjawab benar. 

"Benar mas, mau bagaimana lagi, kenyataannya memang begitu. Kemarin saya sudah sampaikan, disitu juga ada sampean (anda),  biar kami selesai kan di kampung kami dulu, " ungkapnya. 

Pantauan awak media di TKP, ternyata tetangga Kadus Jaya Mukti khususnya yang terdampak langsung limbah sapi sebagian tidak ada masalah, bahkan mereka bersyukur karena tanaman sawit di pekarangan nya mendapat pupuk secara gratis dari limbah itu. 

"Kami tidak ada masalah dengan limbah ternak sapi milik Pak Kadus, Justru sawit kami di pekarangan malah dapat pupuk gratis dari limbah sapi itu. Dan menurut kami, Pak Kadus Amin sangat baik sama tetangga-tetangganya, ketika acara pesta dirumah tetangga beliau sangat rajin, bahkan acara -acara di masjid dan acara lainnya di Dusun ini, beliau sangat tanggal dan bahkan memberikan bantuan mobilnya untuk mengangkut barang-barang untuk kegiatan. Pokonya beliau sosialnya sangat tinggi dengan masyarakat, " pungkas Dirman. ( Mg) 


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama