Cooling System di Pulau Terluar, Polsek Rangsang Barat Telusuri Sungai Endemik Buaya Muara


Kapolsek Rangsang Barat Iptu Roly Irvan SH MH bersama personel menggunakan transportasi air jenis sampan menyusuri Sungai Bokor

MERANTI (NU) - Dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi wilayah yang aman dan tertib jelang Pemilu serentak 2024, Polres Kepulauan Meranti terus melakukan berbagai terobosan guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dengan melakukan cooling system.

Cooling system merupakan upaya menjaga dan mencegah adanya potensi gangguan kamtibmas dengan cara melibatkan berbagai unsur dan komponen, sehingga kamtibmas dapat terjaga dan terkendali.

Seperti halnya yang dilakukan Polsek Rangsang Barat yang menggandeng Pemerintah Desa Bokor. Ini dilakukan oleh seluruh jajaran Polri demi terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, aman dan damai di pulau terluar. 

Kapolsek Rangsang Barat Iptu Roly Irvan SH MH bersama personel menggunakan transportasi air jenis sampan menyusuri Sungai Bokor yang merupakan tempat endemik hewan buas Buaya Muara, Senin (18/12/2023). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi bersama Pemerintah Desa Bokor dalam rangka menciptakan Pemilu damai. 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek ditemani Kanit Binmas Polsek Rangsang Barat Aiptu Tengku Ishak, Kasium Polsek Rangsang Barat Aipda Noprimanto para Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat. 

Selain itu turut hadir Kepala Desa Bokor Iriyanto Abdullah, Sekdes Desa Bokor Syafri beserta perangkat desa dan tokoh masyarakat. 

"Dengan menggunakan transportasi jenis sampan, kami menyusuri Sungai Bokor yang merupakan tempat endemik hewan buas Buaya muara. Kegiatan ini untuk mengunjungi dan bersilahturahmi bersama Pemerintah dan masyarakat Desa Bokor dalam rangka Cooling System mewujudkan Pemilu damai sebagai strategi untuk mendinginkan situasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," kata Kapolsek Rangsang Barat Iptu Roly Irvan. 

Disebutkannya, kegiatan silahturahmi ini untuk mengoptimalisasi kegiatan preemtif dalam rangka menghadapi tahapan pemilu 2024, dengan harapan mampu mewujudkan suasana sejuk dan kondusif. 

Kapolsek Rangsang Barat juga mengajak perangkat Desa Bokor untuk dapat netral dalam tahapan pemilu 2024.

"Kepada para tokoh masyarakat, kami berpesan untuk secara aktif menepis isu-isu yang berbau sara, yang dihembuskan untuk mendukung maupun menjatuhkan calon peserta Pemilu baik legislatif maupun capres dan cawapres yang akan berkompetisi pada pemilu 2024," ujarnya. 

Pada Pelaksanaan kegiatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi damai pemilu tahun 2024, diantaranya ;

- Menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia, yang berdasarkan pancasila, dan undang-undang dasar tahun 1945.

- Mewujudkan pemilu tahun 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

- Tunduk dan patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia;

- Menolak segala bentuk penyebaran hoaks, kampanye hitam, ujaran kebencian, politik uang, dan politisasi sara.

- Kegiatan kampanye damai, tanpa hoaks, kampanye gelap, ujaran kebencian, politisasi SARA juga tanpa politik uang

"Demi indonesia cerdas memilih ini, saya mengajak seluruh masyarakat indonesia untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital, dan tidak begitu saja percaya, apalagi menyebarkan hoaks, " pungkasnya. (HR)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama